Sebuah Gelar Mesir yang Belum Pernah Terdokumentasi dan Sebuah Potret dari Mesir pada Masa Romawi: Lelang TimeLine pada 8 September
Hari pertama, bertajuk “Wonders of the Past (Keajaiban dari Masa Lalu)”, menghadirkan 405 lot lelang, termasuk potret Fayum, patung Santo Martinus karya pemahat Flandria, serta dua patung musisi surgawi dari Rajasthan
Cuplikan Media yang menyertai pengumuman ini tersedia dengan mengklik tautan ini.
HARWICH, Inggris Raya, Sept. 03, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) -- Sebuah gelar Mesir yang belum pernah terdokumentasi dan diukir pada sebuah monumen yang dibuat untuk salah satu putra Ramses II, menjadi salah satu sorotan dalam lelang “Wonders of the Past (Keajaiban dari Masa Lalu)” yang digelar TimeLine Auctions pada tanggal 8 September.
Bagian dasar monumen tersebut dipahat dari granit untuk Pangeran Parahirwenemef, putra Ramses II dan Nefertari. Bagian ini masih memperlihatkan kaki, sandal, dan jari-jari kaki dari patung seorang anggota keluarga kerajaan yang sedang berlutut (lot 16, Dinasti ke-19, sekitar 1250 SM, £40.000–60.000). Salah satu gelar yang terukir pada alasnya adalah tulisan tpy n mšꜥ, yang berarti “kepala pasukan” — sebuah pangkat yang belum pernah terdokumentasi. Ahli Egiptologi Paul Whelan tengah menyiapkan kajian mengenai temuan tersebut.
Seorang pria di Mesir pada masa Romawi duduk untuk dilukis sambil memegang segelas anggur dan memegang untaian bunga mawar di tangannya, dengan sebuah cincin tersemat di jarinya. Potret kayu Fayum yang menggambarkan seorang pria berjanggut (lot 116, £18.000–24.000) menampilkan sosoknya dalam suasana santai, tetapi tetap bernuansa seremonial. Potret yang pernah dipublikasikan oleh Klaus Parlasca dan masih bertahan hingga kini, menghadirkan sosok seorang pria yang hidup tujuh belas abad silam.
Dua patung gandharva, musisi surgawi dari Rajasthan, dipahat dari batu pasir merah. Salah satunya memainkan alat musik petik, dan satu lagi memainkan drum (lot 247, abad ke-11–12 M, £20.000–30.000). Detail pahatan pada rambut, perhiasan, dan kelopak mata mereka masih terjaga dengan baik.
Seorang pemahat Flandria abad ke-15 menggambarkan Santo Martinus menunggang kuda, dengan tangan terangkat untuk membelah jubahnya dan memberikan sebagian kepada pengemis di bawahnya (lot 306, £20.000–30.000).
“Kegiatan mengoleksi bukanlah hal baru. Pada abad ke-1 SM, Cicero pernah menulis kepada seorang temannya di Athena untuk meminta tambahan patung Yunani untuk vilanya. Benda-benda yang kita koleksi selalu berpindah tangan, rumah, dan kehidupan. Banyak di antaranya telah bertahan lebih lama daripada kekaisaran yang menciptakannya.
“Mengoleksi pada dasarnya berarti memiliki sesuatu untuk sementara, yang memang tidak ditakdirkan untuk berada di satu tempat selamanya. Kita hanyalah penjaga, dan itu pun hanya untuk sementara.” - Aaron Hammond
Lelang: 8 September, pukul 13.00 BST / 08.00 ET. Lelang berikutnya: “Discover the Past (Menelusuri Masa Lalu)”, 9–11 September; Natural History and Philately (Sejarah Alam dan Filateli), 12 September; Numismatics (Numismatika), 15–16 September. Penawaran: melalui penawaran titipan (tanpa hadir secara langsung), telepon, atau secara langsung melalui platform online. Pertanyaan: +44 (0) 1277 815121 / enquiries@timelineauctions.com
TimeLine Auctions adalah rumah lelang asal Inggris yang khusus melelang barang antik, karya seni kuno, koin, dan koleksi sejarah alam.
Legal Disclaimer:
EIN Presswire provides this news content "as is" without warranty of any kind. We do not accept any responsibility or liability for the accuracy, content, images, videos, licenses, completeness, legality, or reliability of the information contained in this article. If you have any complaints or copyright issues related to this article, kindly contact the author above.